Bring Back the non-3D Film!

In: Personal

13 Jan 2010

Sepertinya belakangan ini 3D sudah menjadi trend di Hollywood. Mungkin awal-awalnya, ada euforia tersendiri dengan menonton 3D. Tapi gw sendiri justru semakin muak dengan 3D. Bioskop malah makin gencar lagi. Mungkin lama-lama semuanya cuma available di dalam 3D kali. Gw menuntut opsi non-3D di setiap bioskop!! Jadi kalo mao nonton film tertentu, bisa 3D ato gak (tapi gw rasa ini bakalan sulit banget tercapai, apalagi kalo filmnya bukan yang calon hits). I just want the non-3D film to be back!!

Menonton 3D tidak pernah memuaskan diri gw. Sekalipun! Pertama kali Spy Kids 3. Kacamata nya jelek gitu pake kacamata kertas. 3D nya sih nongol, tapi kehilangan warnanya. Nonton udah ngantuk-ngantukan dan males-malesan. Kapok deh.

Nah beberapa tahun kemudian, muncullah film 3D lagi (dimulai dari Journey to the Center of the Earth). Katanya kacamata nya udah ga pake kertas lagi. Lebih bagus. Gw pun mencoba. Dan… tetep aja gw gak suka. Berikut alasannya:

  • Hidung sakit.
    Kacamatanya kan berat. Memakai kacamata terus-menerus bikin gw menderita sepanjang nonton film. Apalagi yg filmnya lama kek Avatar. Gw copot kacamata hampir di sepanjang film soalnya hidung gw gak enak.
  • Gambar yang lebih gelap.
    Dengan pake kacamata, gambar di filmnya jadi lebih gelap dari kalo gak pake apa-apa. Jadi susah aja keliatan jelas berbagai adegannya, apalagi yang adegan lagi gelap-gelapan. Udah gelap, makin gelap. Bikin gw bingung.
  • Cost yang lebih mahal.
    Harga tiket lebih mahal. So annoying. Gw nya di dalem bioskop malah lepas kacamata. Well, emang udah gak semahal dulu sih. Tapi tetep aja gak woth it kalo gw bayar 3D (yang jelas lebih mahal), tapi gak enjoy.
  • No Indonesian subtitle.
    Untungnya selama ini kebanyakan film yang gw tonton 3D, bahasa Inggrisnya lumayan jelas, kecuali G-Force. Banyak slang-slang gw gak ngerti sama sekali. Esensi nya doank yang ngerti. Itu pun dikira-kira.

Sisanya, gw selalu mengusahakan diri gak nonton 3D lagi (kecuali terdesak, karena gak ada opsi lain). Dulu gw masih enak sih. Yang menyediakan 3D baru EX dan PS. Tapi keknya sekarang udah merambah ke mana-mana. Opsi bioskop deket rumah gw kan cuma: EX, PS, Senci, PI, dan Semanggi. EX dan PS udah jadi favorit gw. Senci dan PI kalo mendesak (jadwal film gak cocok misalnya, lagian harganya juga lebih murah). Sekarang Senci dan PI aja udah menyediakan 3D!!! Which is really-really bothering me. Sepertinya tinggal Semanggi tempat terakhir yang bisa gw kunjungi kalo gw udah bener-bener males banget nonton 3D.

Semoga trend ini cuma sesaat deh, jadi gw bisa nonton film dengan tenang lagi. Paling gak, ditingkatin deh kualitasnya (kalo mao 3D). Misalnya kacamatanya jadi lebih ringan (tapi tetep aja annoying ada yang ngegelantung di muka, gw kan gak biasa pake kacamata), dan gak membuat filmnya jadi lebih gelap (which I’ve experienced, tapi keknya orang lain gak ada yang bother soal ini). Ato lebih canggih lagi, nonton 3D tanpa perlu kacamata (mungkin kalo begini, gw bakalan bener-bener support 3D).

I just hope someone will bring back the non-3D film, for the sake of all people who finds it annoying watching in 3D!!

Share this post
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Technorati
  • Blogosphere News
  • Live
  • Reddit
  • LinkedIn
  • MySpace
  • RSS
  • Tumblr
  • Twitter
  • Yahoo! Buzz

Comment Form

Welcome

Welcome to Fiona Angelina's personal blog! This blog contains about a lot of things, anything that just *POPS* in my head. Most posts in this blog is in Indonesian, but I sometimes also create a post in English. It all depends on what I want to say. Some things are better expressed in Indonesian, the others in English. Though the inconsistent use of language in this blog, hope you still enjoy exploring my blog and learn a lot of things. Don't forget to give some comments too. Don't worry, I won't bite :P Happy reading~!

  • poetra: hi fiona,gimana ya cara baca not balok???ga mudah uintuk membaca sambil berhitung,palagi klo nilai n [...]
  • heru: kira2 pengobatan untuk menyembuhkan penyakit itu dimana ya?? please infonya... email aja thanks [...]
  • Mengapa (harus) WordPress ??? « Untitled – Beta Version: [...] anda sudah sangat penasaran bisa baca tulisannya Fiona Angelina yang membahas mengenai hal ini [...]
  • aditya putri: hahah saya juga setuju :D make up lipstick mirip :) [...]
  • Cathy Jundz: nambahin sedikit. . . faktanya,, chip666 ini semakin lama harganya semakin turun. . . pada awalnya [...]

Free Domain!

Free domain from .co.cc. Simply check your domain's availability, and register. It's free for personal use! And only costs you $3 for commercial. If you're interested, click on the little banner below to proceed. Please use this referral link to help me maintaining this blog :)

CO.CC:Free Domain

http://www.co.cc/?id=152017

Advertising


Masukkan Code ini K1-Y7AD94-4
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com


Subscribe

Portfolio


Categories

Archives